Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Ternate, AKBP Aditya Laksimada. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, TERNATE – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Ternate, AKBP Aditya Laksimada mengancam, akan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya, jika terbukti telah berpolitik praktis, dan tidak netral saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Dari awal saya sudah mengingatkan anggota saya untuk tetap netral saat pilkada nanti. Jika ada yang kedapatan berpolitik praktis, akan ada sanksi tegas. Harapan saya, semoga saja tidak ada,” kata Kapolres kepada wartawan, di Ternate, Kamis (12/11/2020).

Menurutnya, sanksi yang diberikan kepada personil polisi yang berpolitik praktis beragam, mulai dari sidang disiplin, kode etik, dan bahkan bisa sampai tindak pidana pemilu.

Untuk itu, Kapolres berharap anggotanya untuk tunduk dan taat pada aturan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak merugikan diri sendiri.

“UU sudah mengatur, jika anggota Polri tidak boleh berpolitik praktis. Jika tertangkap dan terbukti, maka siap-siap saja untuk menerima sanksi,” tandas Kapolres.

Berita lain untuk anda