Ketua KPUD Merauke, Theresia Mahuze. Foto-Getty/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Dari tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Pemilu 2020 di Kabupaten Merauke, ada tiga calon yang harus mengurus SK pengunduran diri.

Tiga calon tersebut adalah calon bupati pasangan nomor urut 1 atas nama Hendrikus Mahuze, calon bupati nomor 2 atas nama Heribertus Silvinus Silubun dan calon wakil pasangan nomor 3, H. Riduwan.

“Sesuai PKPU bahwa SK pengunduran diri Paslon sudah harus diserahkan ke KPU 30 hari sebelum hari pemungutan suara atau 9 November 2020 SK sudah kami terima,” kata Ketua KPUD Merauke, Theresia Mahuze, Senin (9/11/2020) di Merauke.

Lanjut, dikatakan dari ke tiga Paslon itu, yang sudah menyerahakan SK pengunduran diri adalah H. Ridwan. Sementara untuk Hendrikus dan Heribertus SK masih diproses. Namun keduanya sudah menyerahkan surat keterangan dari instansi terkait yang ditandatangani oleh pejabat berwenang yang menerangkan proses pengunduran diri sementara diproses.

“Dalam PKPU memang tidak ada sanksi, hanya harus dibuktikan dengan surat keterangan. Kecuali apa bila tidak dapat membuktikan melalui suket, maka bisa diberlakukan Pasal 69 PKPU nomor 3 tahun 2017, kami KPU bisa menyatakan tidak memenuhi syarat,” terang Teheresia.

Setelah 30 hari masaih belum dikeluarkan SK pengunduran diri, maka para pasangan harus membuat Suket yang baru dan diserahkan ke KPU.

Selanjutnya, tiga Paslon bersiap-siap untuk melakukan debat publik tahap dua pada 30 November nanti. Tema yang diusulkan berkaitan dengan Otonomi Khusus melalui pertanyaan yang disusun oleh panelis.

Berita lain untuk anda