Kordinator tim hukum Paslon Farsi-ORI, Benediktus Jombang, S.H (kanan) dan Bendri Napitupulu, S.H (kanan). Foto ist.

TEROPONGNEWS.COM- RAJA AMPAT- Kordinator divisi hukum pasangan calon (Paslon) Faris-ORI, Benediktus Jombang, S.H, dan rekan-rekannya, Kamis (12/11/2020) mendatangi Mapolres Raja Ampat.

Kedatangannya di Polres Raja Ampat bertujuan mempertanyakan kasus pengerusakan sekretariat pemenangan Koalisi Rakyat (FOR 4) sekaligus penganiayaan terhadap korban atas nama Hans Dimara yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum pada 25 Oktober 2020 lalu.

“Tujuan kami datang di Polres Raja Ampat ini, adalah untuk mempertanyakan laporan kami, terkait kasus pengerusakan sekretariat koalisi rakyat pemenangan pasangan Faris-ORI, sekaligus dengan penganiayaan terhadap saudara Hans Dimara,” ujar Benediktus Jombang, di kantor Polres Sorong Raja Ampat.

Dikatakannya, selain dua kasus tersebut, pihaknya juga mempertanyakan laporan beredarnya video penghasutan di kampung Wejim distrik Kepulauan Sembilan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan tim Kotak Kosong.

Terkait hal itu, pihaknya minta Polres Raja Ampat agar tidak miring sebelah alias tidak netral, sehingga proses hukum terhadap oknum yang melakukan pengerusakan sekretariat tersebut juga segera diproses.

“Tadi kami juga bertanya ke pak Kapolres, kenapa orang-orang kami dari tim Faris-ORI kok bisa secepat itu ditahan, sedangkan oknum dari Kolom Kosong yang menyerang sekretariat koalisi FOR 4 ini, kok sampai saat ini tidak ditahan. Namun pak Kapolres mengatakan, sampai saat ini kami sudah melakukan pencarian dan bahkan pihak Polres akan usahakan masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama Otis Imbir yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban saudara Hans Dimara,” jelas Benediktus Jombang.

Menyinggung terkait beberapa pernyataan dari rekan sesama Advokat Jhonson Panjaitan di Polres Raja Ampat beberapa waktu lalu terkait Pilkada yang aman dan tertib, kata Beni Jombang, hal yang sama juga diharapkan pihaknya dalam hal ini tim Faris-ORI untuk menciptakan Pilkada Raja Ampat yang jauh dari berbagai persoalan.

“Mungkin ada beberapa pernyataan yang disampaikan oleh rekan saya, pak Jhonson Panjaitan pada beberapa hari lalu, tentunya kami juga punya harapan yang sama, bahwa Pilkada Raja Ampat ini harus berjalan aman dan damai. Jangan sampai Pilkada ini rusak oleh sekolompok orang yang mengganggu ketentraman kabupaten Raja Ampat ini, itu harapan kami dari tim Faris-ORI,” tegasnya.

Berita lain untuk anda