Head of Regional East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo, Soejanto Prasetya dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam prosesi penyerahan simbolis bantuan Beasiswa Pendidikan untuk MBR

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Masyarakat kurang mampu menjadi kelompok paling terpukul oleh dampak pandemi Covid-19. Situasi itu mendorong Indosat Ooredoo memberikan perhatian serius terhadap masyarakat berpenghasilan rendah terutama di bidang pendidikan, yang penting bagi bekal generasi muda di masa mendatang.

Langkah nyata Indosat Ooredoo dibuktikan dengan menyalurkan beasiswa untuk jenjang pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) selama 3 tahun dan dukungan Pembelajaran Jarak Jauh bagi peserta didik dari masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya menggagas program kolaborasi Beasiswa Pendidikan Siswa dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan menggandeng perusahaan, lembaga pendidikan dan organisasi nonprofit, yang membantu para siswa-siswi warga kota Surabaya dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan formalnya di tingkat SD dan SMP negeri dan swasta.

Indosat Ooredoo memberikan bantuan subsidi biaya SPP per bulannya kepada para siswa-siswi tersebut sampai lulus di tingkat SMP, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di pilar Pendidikan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Head of Regional East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo, Soejanto Prasetya kepada Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di Kantor Wali Kota Surabaya, Senin (07/09/2020).

Soejanto Prasetya mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus bersama masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia. “Sejalan dengan program pemerintah untuk memberi bantuan kepada siswa dan guru untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh, kami tergerak untuk memfokuskan bantuan bagi mereka yang kurang mampu di Surabaya agar tetap dapat menjalankan proses pembelajaran. Kami sangat berharap kondisi segera membaik dan pendidikan di negeri ini terus berjalan sebagai bekal generasi muda di masa yang akan datang,” ujarnya, Senin (07/09/2020).

Tak hanya beasiswa pendidikan, Indosat Ooredoo juga menyalurkan bantuan puluhan ribu kartu perdana IM3 Ooredoo beserta paket data untuk satu bulan yang bisa digunakan untuk mengakses portal pendidikan maupun layanan conference. Kartu perdana tersebut juga dapat didaftarkan melalui sekolah masing-masing guna mendapatkan bantuan kuota setiap bulan dari pemerintah untuk periode September hingga Desember 2020.

Dukungan Indosat Ooredoo untuk Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

Indosat Ooredoo juga berkomitmen untuk mendukung program kebijakan pemerintah Republik Indonesia khususnya terkait bantuan kuota bagi peserta Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi COVID-19. Mulai September 2020, pengguna IM3 Ooredoo yang sudah mendaftarkan nomor ponsel yang dimiliki ke sekolah atau kampus sudah bisa memanfaatkan bantuan kuota data internet tersebut untuk pembelajaran daring.

Chief Business Officer Indosat Ooredoo Bayu Hanantasena mengatakan selama pandemi, akses internet merupakan salah satu kebutuhan utama untuk kelancaran kegiatan pembelajaran secara daring. Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo sejak awal terus mendukung para pelajar dan pengajar agar tetap semangat belajar online di rumah.

“Kami sangat senang dapat kembali bersama-sama membantu pemerintah dalam pendistribusian bantuan kuota data internet untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia dapat tetap bisa berlangsung meski dalam kondisi yang sulit,” kata Bayu di Jakarta, Rabu (23/09/2020).

Besaran bantuan kuota data internet yang didapatkan oleh pengguna IM3 Ooredoo akan bervariasi sesuai dengan jenjang pendidikan. Untuk PAUD akan mendapatkan total kuota 20GB yang terdiri dari kuota 5GB untuk akses ke semua, dan kuota belajar 15GB yang bisa digunakan untuk mengakses aplikasi dan situs belajar daring. Untuk Pelajar memperoleh total kuota 35GB, 5GB untuk akses ke semua dan 30GB untuk kuota belajar.

Untuk guru, total kuota yang diberikan adalah 42GB, 5GB untuk akses ke semua dan kuota belajar 37GB. Sementara bagi Mahasiswa dan dosen total mendapatkan kuota 50GB yang terdiri dari 5GB akses ke semua dan kuota belajar 45GB. Untuk kuota belajar yang diperoleh dapat digunakan untuk mengakses aplikasi belajar online seperti Ruangguru, Zenius, Quipper, Rumah Belajar, Google Classroom, dan lainnya serta ke lebih dari 300 portal universitas di Indonesia yang bisa digunakan selama 24 jam.

Untuk mendapatkan kuota belajar lebih banyak, IM3 Ooredoo juga menyediakan paket pintar bagi pelajar, mahasiswa, dan pengajar melalui paket IMClass. Dengan hanya Rp1 pengguna akan mendapatkan kuota 30GB yang bisa digunakan untuk mengakses platform belajar online populer dan portal edukasi universitas-universitas di Indonesia. Paket IMClass dapat dinikmati kapan saja, dimana saja dengan masa aktif 30 hari dan pelanggan bisa dengan mudah mendapatkannya melalui aplikasi myIM3 (Didik Triono)

Berita lain untuk anda