Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kota Ambon dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, yang digelar di hotel Dharmawangsa Jakarta, Jumat (2/10/2020). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy senang, dan mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti Dialog Kebangsaan, yang diselenggarakan Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kota Ambon dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Wali Kota mengaku, dirinya senang saat mengetahui jumlah total masyarakat yang mengikuti Dialog Kebangsaan baik lewat aplikasi Zoom Meeting maupun Streaming yang disiarkan melalui akun Facebook Tabea-Amq dan akun Youtube Pemerintah Kota Ambon.

“Ini luar biasa, dan ini membuktikan bahwa masyarakat, baik yang di Ambon maupun diluar Ambon sendiri sudah menanti-nanti kegiatan dialog ini, sehingga pada waktu dialog berlangsung, semuanya sudah standby,” ungkap Wali Kota saat dihubungi dari Ambon, Sabtu (3/10/2020).

Lebih jauh Wali Kota menjelaskan, suksesnya kegiatan dialog ini juga tidak bisa lepas dari hadirnya narasumber-narasumber yang memiliki kapasitas dan wawasan yang luas, sehingga dalam pemaparannya bisa memberikan referensi sekaligus edukasi.

“Narasumber seperti Ibu Yenny Wahid, Yudi Latif, Hendardi dan Pak Hendrik Lewerissa, adalah narasumber yang memang terpilih sesuai dengan tema dialog, dan mereka semuanya luar biasa saat memberikan pikiran-pikiran,” ujar Wali Kota.

Dikatakan, dialog kebangsaan ini juga sebagai bukti kontribusi Pemerintah Kota Ambon kepada Negara, sekaligus kepada para generasi muda diseluruh Indonesia, agar tidak melupakan Pancasila sebagai falsafah Negara dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Untuk diketahui, Dialog kebangsaan yang digelar secara virtual via zoom tersebut, diikuti oleh kurang lebih 700 partisipan via zoom, sementara pada akun Facebook Pemerintah Kota Ambon, acara tersebut sudah diikuti atau ditonton lebih dari 1.300 orang, dan pada akun YouTube mencapai 500 orang saat acara berlangsung.

Dialog dengan mengangkat tema Membumikan Nilai-Nilai Pancasila ditengah Multikulturalisme Anak Muda Indonesia, digelar di hotel Dharmawangsa Jakarta.

Berita lain untuk anda