Penghargaan kepada Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy diberikan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Harmensyah dan diterima Sekretaris Kota Ambon, A G Latuheru, di aula Sutopo Purwo Nugroho, lantai XV kantor BNPB Jakarta, Selasa (13/10/2020). Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menerima penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai 1 dari 15 kepala daerah di Indonesia yang dinilai peduli terhadap bencana alam maupun non alam didaerahnya.

Penghargaan diberikan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Harmensyah dan diterima Sekretaris Kota Ambon, A G Latuheru di aula Sutopo Purwo Nugroho, lantai XV kantor BNPB Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Eni Supartini dalam laporan panitia mengatakan, pengingatan bulan Pengurangan Resiko Bencana (PBR) tahun 2020 ini seharusnya dilaksanakan di Kota Ambon, namun lantaran kondisi pandemi Covid-19, maka dialihkan ke Jakarta.

Ia menjelaskan, PBB telah menetapkan Hari Internasional untuk Pengurangan Bencana sejak tahun 1989. Hal Ini merupakan salah satu cara, untuk mempromosikan budaya global terhadap kesadaran akan risiko dan pengurangan bencana termasuk pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana (International Day for Disaster Reduction), yang diadakan setiap 13 Oktober, adalah upaya agar masyarakat di seluruh dunia, untuk dapat mengurangi keterpaparan masyarakat terhadap bencana.

Di Indonesia, Peringatan bulan PRB Nasional sudah menjadi agenda nasional rutin tahunan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012. Pertama kali dilakukan di Yogyakarta bersamaan dengan penyelenggaraan AMCDRR (Asian Ministerial Conference on Disaster Risk Reduction), kemudian berlanjut di Mataram, NTB selanjutnya ke Bengkulu dan pada tahun 2105 berlanjut ke Solo Jawa Tengah.

“Pada tahun 2016 Peringatan bulan PRB dilaksanakan di Manado Sulawesi Utara, kemudian ke Sorong Papua Barat berlanjut ke ke Medan Sumatera Utara dan yang terakhir di Bangka Belitung,” katanya lewat rilis yang diterima Teropongnews.com, di Ambon, Selasa (13/10/2020).

Dengan tema Daerah Punya Aksi, Pengurangan Resiko Bencana, diharapkan dapat membangun kesadaran bersama, dialog dan jejaring untuk pelaku pengurangan resiko bencana d indonesia.

Menurutnya, penghargaan kepada kepala daerah oleh BNPB karena konstribusi dalam pengurangan resiko bencana di daerahnya masing-masing.

“Kepala daerah yang menerima penghargaan yakni, Gubernur Jawa Tengah, Bali dan Bangka Belitung, Wali Kota Ambon dan Surakarta, Bupati Magelang, Jayapura, Banyumas, Kepulauan Meranti, Batubara, Buleleng, Gorontalo Utara, Kediri, Majalengka, dan Bupati Kepulauan Siau,” tandas dia.

Berita lain untuk anda