Ustadz Abdul Rahman Urbun (kiri) saat menyampaikan orasi politiknya dalam kampanye putaran 1 pasangan calon Pit-Matret di Distrik Aranday, Senin (27/10/2020). (Foto:Tantowi/TN)

TEROPONGNEWS.COM, ARANDAY –  Dukungan masyarakat di pesisir Sebyar Raya terhadap Petrus Kasihiw-Matret Kokop, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Nomor urut 02, semakin mengkristal.

Mengakhiri perjalanan kampanye tahap 1 di Distrik Aranday, Senin (27/10/2020) siang, kehadiran Pit-Matret di sambut ratusan massa yang datang dari lima kampung di Distrik Aranday. Mereka berkumpul di depan posko induk pemenangan PMK2, untuk mendengarkan orasi politik pasangan Bupati-Wakil Bupati yang sedang mengambil cuti itu.

Komitmen masyarakat Kampung Aranday, Kampung Kecap, Kampung Manunggal, Kampung Baru dan Kampung Botinik yang ada di Distrik Aranday, semakin solid setelah Ustadz Abdul Rahman Urbun dan Haji Ape, dua tokoh agama ini hadir di tengah-tengah mereka.

Ustadz Rahman Urbun adalah sosok politisi muda yang pernah menjadi lawan politik Pit-Matret dalam Pilkada Bintuni tahun 2015 silam. Sedangkan Haji Ape adalah tokoh agama yang memiliki komitmen dukungan terhadap calon-calon pemimpin di Papua Barat, yang memang memiliki visi-misi keagamaan yang jelas.

“Dalam Pilkada Teluk Bintuni, saya melihat pasangan Pit Matret ini yang visi misi keagamaannya jelas. Sosok Pak Matret Kokop adalah agamawan yang patut menjadi tauladan. Beiau sangat paham aturan agama dan taat dalam beragama.  Jadi kalau mau membangun Teluk Bintuni yang religius, di pasangan Pit-Matret ini sudah orangnya,” ujar Haji Ape, di sela-sela kegiatan kampanye PMK2 di Aranday.

Haji Ape (empat dari kiri), bersama ustadz Abdul Rahman Urbun dan pasangan caolon Bupati-wakil Bupati Teluk Bintuni Nomor Urut 02, Petrus Kasihiw-Matret Kokop serta tim pemenangan PMK2 Jilid 2, saat melakukan kampanye tatap muka di Distrik Aranday, Senin (27/10/2020). (Foto:Tantowi/TN)

Demi mewujudkan visi-misi PMK2 dalam memimpin Teluk Bintuni periode 2, Haji Ape rela datang langsung dari Manokwari untuk mengikuti beberapa kegiatan kampanye Pit-Matret di pesisir utara sebyar Raya. Selain mendampingi Pit-Matret di Aranday, Haji Ape juga terlihat hadir di Distrik Yakora.

Sementara Ustadz Rahman Urbun dalam orasi politiknya menyampaikan, dalam pemilihan Bupati Bintuni yang akan berlangsung 9 Desember 2020, masyarakat Aranday harus bersatu memilih Pit-Matret, pasangan nomor urut 02. Alasannya, pilkada kali ini tidak ada dua sosok putra Sebyar yang berebut suara pemilih.

“Kalau di Pilkada tahun 2015 itu ada saya dan Pak Matret Kokop. Sekarang ini hanya ada satu putra Sebyar, yaitu Pak Matret Kokop. Jadi untuk bapak ibu sekalian, pada tanggal 9 Desember nanti, tidak ada pilihan lain bagi suku Sebyar kecuali memilih orang kita sendiri. Hanya orang Sebyar yang akan memperjuangkan nasib Suku Sebyar,” tandas Ustadz Rahman.

Dalam Pilkada Teluk Bintuni kali ini, Ustadz Rahman Urbun menyatakan sikapnya untuk berdiri dalam barisan Pit-Maret, bersama tokoh-tokoh agama yang lain.

“Saya berdiri di sini, saya nyatakan berada dalam barisan PMK2 demi harga diri Suku Sebyar. Kita punya hasil kekayaan alam ini tidak boleh lagi dirampas oleh orang-orang luar yang hanya memikirkan perutnya sendiri, tidak bertanggungjawab di negeri ini,” kata Ustadz Rahman.

Di penghujung orasinya, tokoh agama yang sedang menyelesaikan gelar doktornya ini mengajak masyarakat Suku Sebyar Raya dan masyarakat muslim Teluk Bintuni, agar mencoblos nomor urut 2 pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita harus menangkan Pit-Matret, karena itu harga diri masyarakat Sebyar Raya,” pungkasnya. **

Berita lain untuk anda