Penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani Blorep, Kelurahan Kelapa Lima Distrik Merauke, Kabupaten Merauke. Foto-Ist/TN

TEROPONGNEWS.COM, MERAUKE – Petani Asli Papua di Kelurahan Kelapa Lima Distrik Merauke, mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah tahun 2020. Alat tersebut berupa Traktor Roda 4 (Zonder), Cultivator dan Pompa Air masing-masing 1 unit.

Bantuan diberikan setelah melalui tahapan pengusulan kelompok tani, dan verifikasi oleh Rumah Aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah dan Dinas Pertanian Merauke tanpa dipungut biaya.

Ditemui dirumahnya, Anselmus K. Kaipan, ketua kelompok tani memberikan apresiasi atas bantuan alsintan aspirasi H. Sulaeman L. Hamzah yang sudah diberikan. Menurutnya, bantuan yang diberikan telah menjawab permasalahan yang dialami petani asli Papua.

Dengan adanya bantuan tersebut masyarakat saat ini sudah mulai menggarap lahan yang ada dengan harapan agar semua lahan masyarakat bisa tergarap secara keseluruhan.

Masyarakat mengakui bahwa pada tahun-tahun sebelumnya juga pernah mendapatkan bantuan alsintan aspirasi dari Sulaeman L. Hamzah berupa traktor roda dua, dan pompa air, akan tetapi menurut mereka alsintan yang diberikan dulu tidak optimal, untuk menggarap lahan masyarakat yang begitu luas.

“Kami sangat apresiasi atas bantuan yang sudah diberikan, karena mampu menjawab kekurangan yang selama ini dihadapi oleh petani. Saya dan masyarakat saat ini sudah mulai luku pertama, sudah mulai kita lakukan agar semua lahan masyarakat bisa tergarap semua,” terang Ansel, Sabtu (24/10/2020).

Masyarakat berharap, tahun depan akan ada tambahan bantuan AlSInTan, seperti traktor roda 4, karena lahan yang ada begitu luas sehingga satu traktor roda 4 yang sudah diberikan kurang mencukupi. Selain itu, masyarakat juga meminta pompa air dan power threser.

“Dengan luas lahan yang begitu luas, pastinya traktor roda 4 yang ada masih belum cukup. Jadi, kami minta ada penambahan. Kami tidak tentukan jumlahnya tapi kalo ada kami sangat bersyukur. Selain itu, pompa air dan threser juga kita sangat butuhkan. Yang jelas bantuan yang sudah diberikan kami sangat berterima kasih, seluruh orang papua yang ada di Kabupaten Merauke ini angkat jempol,” ucap Ansel.

Ditemui secara terpisah, Dawa yang merupakan Ketua Kelompok Tani di Kelurahan Muli, Distrik Merauke yang juga pernah menerima bantuan hand traktor, pompa air 3 inch, dan pompa air 6 inch mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan.

Alat yang sudah diberikan menurutnya sangat bermanfaat, karena dengan alat tersebut masyarakat sudah tidak lagi mencangkul.

“Terima kasih sekali, karena untuk beli saja kita kesulitan. Harga hand traktor sekarang begitu mahal, apalagi di sini kita tidak bisa kredit atau cicil jadi langsung cash. Alat yang diberikan sangat bermanfaat, karena memang jaman sekarang petani sudah tidak ada yang mencangkul, jadi hand traktor sangat membantu, walaupun saat ini ada traktor roda 4 tapi finishingnya tetap menggunakan hand traktor,” jelas Dawa

Menurutnya, pendampingan dan pelatihan kepada petani sangat penting untuk dilakukan, agar petani yang menerima alsintan mengerti cara penggunaan, dan perawatannya utamanya ada pada Petani Asli Papua yang masih dalam tahap pembelajaran.

Dia juga berharap kepada H. Sulaeman L. Hamzah dan Fauzun Nihayah sebagai wakil rakyat yang sering berkunjung ke Merauke, untuk terus memperhatikan Masyarakat Asli Papua.

Bukan hanya pertanian padi, akan tetapi yang terkait dengan program pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga, seperti melalui program pekarangan pangan lestari yang sudah diberikan kepada masyarakat asli papua di Distrik Merauke.

“Tidak hanya menaman sayuran saja, tetapi menanam umbi-umbian yang merupakan kearifan lokal masyarakat Papua,” tandasnya.

Berita lain untuk anda