Puluhan mahasiswa Katolik dari berbagai kampus di Sorong saat mengikuti kegiatan rekoleksi mahasiswa di kampus STPK St. Benediktus Sorong. (Foto:Ist/TN)

TEROPONGNEWS.COM, SORONG – Komunitas Mahasiswa Katolik Sorong (KMKS) menggelar kegiatan rekoleksi di kampus STPK St. Benediktus, kelurahan Tampa Garam, kota Sorong, Sabtu (24/10/2020).

Kegiatan rekoleksi yang dihadiri kurang lebih 80 Mahasiswa Katolik se-Sorong raya ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. Kegiatan ini juga menghadirkan Uskup keuskupan Manokwari- Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega sebagai pemateri.

“Sebagai kaum terpelajar, mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam membangun daerah, kontribusi pemikiran dari segala ilmu yang telah didapat tentu dibutuhkan bagi gereja dan kehidupan berbangsa, ” ujar Mgr. Hilarion Datus Lega disela-sela kegiatan.

Ia menyebut, kelompok mahasiswa/ mahasiswi katholik yang ada di berbagai Universitas dan Perguruan tinggi di kota dan kabupaten Sorong itu harus selalu mendapat pembekalan, agar mampu membawa perubahan bagi daerah lebih baik lagi.

“Karena saya latar belakangnya adalah komunikasi, maka saya memberi pandangan-pandangan dari segi komunikasi yang baik, terutama mengerucut pada  pemikiran positif mahasiswa itu sendiri. Menurut saya dari ajaran-ajaran keagamaan itu tidak membuat manusia memikirkan dirinya sendiri, tapi harus mengedepankan rasa kemanusiaan,”katanya

Apalagi, sambung Mgr. Hilarion Datus Lega, orang-orang ini yang saya anggap adalah pemimpin-pemimpin di masa depan yang bisa membawa nuansa baru, dan mampu mencerdaskan baik dalam kehidupan gereja maupun berbangsa.

Sementara itu, pembina KMKS, Prater Isak Bame mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar rasa kekeluargaan mahasiswa Katolik yang di tanah rantau menjadi lebih erat.

“Mereka bertemu saling bersapa, serta saling mendukung satu sama lain dalam kapasitas diri sebagai mahasiswa dan beragama katholik. Kegiatan ini diadakan bukan hanya untuk mengumpulkan dan mengenalkan semua mahasiswa Katolik dari masing-masing kampus yang ada di Sorong, tetapi bagaimana mereka terus untuk mempererat persaudaraan dalam kebersamaan mereka hingga kelak mereka selesai studinya, “jelas Isak.

Disamping itu juga, kata dia, pada kegiatan ini para peserta melakukan sharing bersama seputar pengetahuan Katolik sesuai pengalaman mereka masing-masing.

“Visi misi dari kelompok ini adalah mahasiswa yang berilmu dan beriman. Karena dia punya ilmu dan iman, maka dia akan mengabdikan diri di tengah masyarakat berdasarkan ilmu dan iman itu untuk perkembangan dan kemajuan bersama. Harapannya mereka mampu berkontribusi besar untuk gereja dan dapat membangun daerah lebih baik lagi, “tuturnya.

Isak Bame menambahkan, KMKS sudah dibentuk sejak April 2018 lalu dan sudah menggelar kegiatan rekoleksi sebanyak 5 kali. Namun, pihaknya masih menghimpun data mahasiswa Katolik yang belum bergabung di KMKS.

“Kelompok ini dibentuk dua tahun yang lalu, atau sejak 18 April 2018. Kita masih mengumpulkan data berapa banyak mahasiswa Katolik yang kuliah di Sorong, memang belum semua, tapi yang ikut kegiatan hari ini hampir 80 mahasiswa,”pungkasnya.

Berita lain untuk anda