Logo Badan Pusat Statistik.

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Bulan September 2020, Kota Sorong mengalami deflasi sebesar 0,42 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 102,81. Dari 90 kota IHK, 34 kota mengalami inflasi.

“Deflasi di Kota Sorong terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,34 persen; kelompok pakaian dan
alas kaki sebesar -0,05; serta kelompok transportasi sebesar-3,15 persen, “jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sorong, Ir. Mery lewat releasenya yang diterima media ini, Kamis (1/10/2020).

judul gambar

Sedangkan kelompok yang mengalami Inflasi, sambung Mery, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rumah tangga sebesar 0,36 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,74 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,07 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,74 persen; serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen. Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga; kelompok kesehatan serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran tidak mengalami perubahan
indeks.

Disamping itu, beberapa komoditas yang juga mengalami penurunan harga pada September 2020, antara lain: ikan simbula, ikan cakalang/sisik, bayam, ikan lolosi, kembang kol, wortel, sawi putih /pecay/pitsay, sirih, angkutan udara, ayam hidup, bawang merah, celana panjang jeans anak, daun bawang, buah pinang, ekor kuning diawetkan, kentang, sawi hijau, rantai dan gear motor, kunyit, daun pepaya, cumi-cumi, kangkung dan lain sebagainya.

Berita lain untuk anda