Confrensi Pers Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat dengan awak media. (Foto : Abe/TN)

Manokwari, TN – Kebijakan pemerintah pusat melalui gugus tugas penanggulangan pencegahan COVID-19 nasional untuk melaksanakan masa New Normal dalam rangka membuka semua akses sosial yang selama ini dibatasi atau ditutup, Kabupaten Teluk Wondama belum siap.

Juru bicara gugus tugas penanganan pencegahan COVID-19 Kabupaten Teluk Wondama, dr Yoce,Sp.S saat menyampaikan keterangan persnya kepada awak media melalui zoom metting, Senin (1/6) menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa melaksanakan New Normal.

Disebutkan dr Yoce,ada lima Kabupaten di Papua Barat yang dirilis gugus tugas nasional memenuhi criteria wilayah zona hijau yaitu, Kaimana, Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw dan Pegunungan Arfak.

Sedangkan 8 Kabupaten/ Kota yang masuk kategori zona merah yaitu, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Manokwari, Manokwari Selatan, Fakfak, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama belum bisa melaksanakan masa New Normal.

“Dari lima daerah yang dikategorikan zona hijau dari gugus tugas nasional dan akan mempersiapkan ijin New Normal, Teluk Wondama belum termasuk, jadi kami juga belum siap,” ucap dr Yoce.

Sebelumnya dr Yoce menjelaskan bahwa ada tiga pasien poisitif terpapar corona virus disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Teluk Wondama dan sedang menjalani perawatan pada RSUD setempat.

“Tiga pasien ini pada saat terpapar COVID-19 dari kategori OTG tetapi setelah dalam perkembangannya, ternyata satu masih tetap dengan pasien positif tanpa gejala dengan dua orang terpapar corona positif ringan, ketiga orang ini masih sehat-sehat sedang diisolasi,” tambah dr Yoce.

Sedangkan Jubir Gustu COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap mengatakan, pihaknya akan meninjau kembali lima daerah yang dikategorikan sebagai zona hijau dan memungkinkan untuk melaksanakan New Normal.

Menurut Juru bicara Gustu Papua Barat bahwa, Kabupatenn Kaimana sudah masuk zona merah, sedangkan Sorong Selatan, Tambrauw dan Pegaf dikategorikan sebagai zona kuning sebab terdeteksi suspek OTG, ODP dan PDP.

Kemudian Kabupaten Maybrat masih dalam zona hijau karena selama ini belum pernah melaporkan kondisi empidemi wilayah tersebut, maka belum juga dipastikan.

“Akan ditinjau kembali lima daerah yang menurut gugus tugas nasional berada di zona hijau, karena mungkin terlambat kirim data,” tutur dr Arnold Tiniap.

Berita lain untuk anda

Laitupa Marah Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Seperti Ayam Yang Mati

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa kesal dan marah,…

Di Kota Sorong, Rapid Tes Digratiskan Bagi Pelajar, Mahasiswa Dan Warga Kurang Mampu

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Pemerintah Kota Sorong menggratiskan biaya rapid tes bagi…

Sapulette Berniat Maju di Pilwalkot Ambon

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Salah satu pengacara kondang di Jakarta, yang adalah Ketua…