Sorong,TN – Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong menerapkan pelayanan sementara terbatas.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong Ivan Ravian mengatakan hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kontak langsung antar Duta BPJS Kesehatan dengan masyarakat.

“Peserta JKN-KIS akan mulai dialihkan oleh kanal layanan lainnya yang lebih efektif seperti aplikasi Mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 untuk mempermudah kepengurusan peserta dalam hal administratif tanpa harus ke kantor BPJS Kesehatan. Pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan untuk sementara terbatas, untuk pelayanan pengaduan yang membutuhkan penyelesaian segera dan pelayanan bagi peserta PBI meliputi perubahan data peserta PBI (identitas, FKTP dan pendaftaran bayi baru lahir) masih bisa dilayani di kantor BPJS Kesehatan,” jelas Ivan ditemui secara terpisah, Selasa (24/03) .

Menurut Ivan, dengan dilakukannya pelayanan terbatas tersebut, masyarakat dapat lebih fokus menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat saat di rumah bersama keluarga. Di sisi lain, sejumlah pelayanan BPJS Kesehatan untuk sementara ditiadakan guna mencegah penyebaran virus corona seperti layanan Mobile Customer Service (MCS).

“Misalnya seperti sosialisasi/pemberian informasi langsung melalui forum pertemuan maupun beberapa kegiatan lainnya yang melipatkan terjadinya pengumpulan banyak orang di satu lokasi,” ujarnya.

Sementara itu salah satu peserta JKN-KIS, Gustom Sandi (32) yang ditemui saat kepengurusan pendaftaran bayi baru lahir sebagai peserta PBI, menyatakan penetapan pelayanan terbatas tersebut memang benar harus segera diterapkan oleh BPJS Kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus corona. Ia pun mendukung dan mengapresiasi BPJS kesehatan karena masih terdapat beberapa pelayanan yang masih bisa dilayani di kantor karena beberapa faktor.

“Menurut saya tindakan pencegahan ini sudah sangat tepat untuk mengurangi berkumpulnya orang di satu lokasi. Beberapa pelayanan yang selama masih bisa dilayani lewat aplikasi atau care center memang lebih baik dialihkan. Kelengkapan pencegahan di kantor sini juga sudah memadai dengan adanya cek suhu, ada hand sanitizer dan petugasnya menggunakan masker,” tuturnya.

Berita lain untuk anda

Laitupa Marah Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Seperti Ayam Yang Mati

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa kesal dan marah,…

Di Kota Sorong, Rapid Tes Digratiskan Bagi Pelajar, Mahasiswa Dan Warga Kurang Mampu

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Pemerintah Kota Sorong menggratiskan biaya rapid tes bagi…

Akhirnya, 30 Juli 2020 Hasil Tes CPNS Papua Barat Formasi 2018 Diumumkan

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI-Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018…