Makassar, TN – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menekankan langkah taktis untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Pengkep. Pertama, bagaimana koordinasi pemerintahan dengan seluruh unsur dunia usaha untuk menyerap pengangguran. Kedua, bagaimana menata birokrasi agar menjadi pemerintah yang melayani dan bersih, serta peduli dengan seluruh unsur masyarakat.

“Penuntasan kemiskinan ini tidak sulit, tinggal bagaimana kita koordinasi dengan dunia usaha. Reformasi birokrasi, kita ciptakan pemerintah yang melayani dan bersih,” jelasnya kepada wartawan, di Makassar, Minggu (1/3).

Nurdin Abdullah lebih jauh mengaku, untuk mewujudkan masyarakat sejahtera membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki integritas tinggi. “Semua pejabat harus memiliki integritas. Apapun yang kita ingin bangun, akan susah kalau tidak memiliki integritas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bagaimana untung rugi bagi masyarakat jika terus menanam jagung dan membabat habis hutan. Nurdin Abdullah mengajak masyarakat dan stakeholder di Pangkep, agar sama-sama melestarikan hutan demi menjaga musibah bencana alam.

Menurut dia, lebih banyak kerugian dari dampak penanaman jagung. Bila dihitung jumlah keseluruhan dari pendapatan, maka ditaksir sekitar Rp 15 sampai 20 miliar, sedangkan kerugian akibat banjir dan longsor mencapai ratusan miliar rupiah.

“Kerugian kita lebih banyak daripada keuntungan. Pendapatan kita dari jagung mungkin hanya puluhan miliar sementara kerugian kita mencapai ratusan miliar rupiah,” pungkasnya.

Berita lain untuk anda

Laitupa Marah Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Seperti Ayam Yang Mati

TEROPONGNEWS.COM, AMBON – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Wahid Laitupa kesal dan marah,…

Di Kota Sorong, Rapid Tes Digratiskan Bagi Pelajar, Mahasiswa Dan Warga Kurang Mampu

TEROPONGNEWS. COM, SORONG – Pemerintah Kota Sorong menggratiskan biaya rapid tes bagi…

Akhirnya, 30 Juli 2020 Hasil Tes CPNS Papua Barat Formasi 2018 Diumumkan

TEROPONGNEWS.COM, MANOKWARI-Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2018…